Logo
Home
Products
Trading
Insights
Campaigns
About Us
imgimg
Market Analysis
Slippage dalam Trading: Penyebab dan Cara Menghindarinya
Slippage dalam Trading: Penyebab dan Cara Menghindarinya
Orpa Rejoice · 1.2K Views

 

 

Dalam dunia trading, setiap detik dan setiap pergerakan harga sangat berarti. Salah satu fenomena yang sering dialami oleh trader adalah slippage, sebuah kondisi yang bisa berdampak positif maupun negatif terhadap hasil trading. Memahami apa itu slippage dan bagaimana cara menghindarinya sangat penting, terutama bagi trader pemula yang ingin meminimalkan risiko dan memaksimalkan profit.

 

Apa itu Slippage?

 

Slippage adalah perbedaan antara harga yang diharapkan saat menempatkan order dengan harga sebenarnya ketika order dieksekusi. Ini biasanya terjadi dalam kondisi pasar yang sangat volatil atau saat terjadi lonjakan permintaan dan penawaran yang besar. Misalnya, seorang trader berniat membeli aset di harga tertentu, tetapi karena volatilitas pasar, order tersebut tereksekusi di harga yang lebih tinggi atau lebih rendah dari yang diinginkan. Inilah yang disebut dengan slippage.

 

 

Jenis Slippage

 

Slippage Positif

 

Slippage positif terjadi ketika order tereksekusi di harga yang lebih menguntungkan dari harga yang diharapkan. Misalnya, Anda ingin membeli aset di harga Rp10.000, tetapi order tereksekusi di harga Rp9.950. Dalam hal ini, Anda mendapatkan keuntungan karena membeli di harga yang lebih rendah dari target awal. Slippage positif tentu menjadi hal yang diharapkan oleh setiap trader.

 

Slippage Negatif

 

Sebaliknya, slippage negatif adalah kondisi ketika order dieksekusi di harga yang lebih buruk dari yang direncanakan. Jika Anda ingin menjual aset di harga Rp10.000, tetapi order terealisasi di Rp9.950, maka Anda mengalami kerugian karena harga eksekusi lebih rendah dari harapan. Slippage negatif bisa sangat merugikan, terutama dalam pasar yang bergerak cepat.

 

 

Cara Menghindari Slippage

 

Slippage memang tidak bisa sepenuhnya dihindari, tetapi ada beberapa cara untuk meminimalkan risikonya. Pertama, gunakan akun dengan eksekusi order yang cepat dan andal. Pilih broker yang menyediakan teknologi eksekusi instan untuk mengurangi jeda waktu antara perintah dan pelaksanaan order. Kedua, hindari trading saat rilis berita ekonomi besar yang bisa menyebabkan lonjakan volatilitas harga. Selain itu, trader juga bisa menggunakan limit order daripada market order. Limit order memungkinkan trader untuk menetapkan harga pasti untuk membeli atau menjual aset, sehingga mengurangi kemungkinan slippage.

 

 

Trading di KVB Indonesia

 

Memilih platform trading yang tepat juga menjadi kunci untuk mengurangi risiko slippage. Trading di KVB Indonesia menawarkan eksekusi cepat, platform yang stabil, serta dukungan teknologi yang canggih untuk membantu trader bertransaksi secara efisien, bahkan di saat pasar sedang sangat aktif. KVB Indonesia memberikan pengalaman trading yang lebih nyaman dan transparan, cocok untuk pemula maupun trader berpengalaman. Untuk kemudahan akses, Anda juga bisa langsung unduh aplikasi KVB Futures Indo melalui Google Play Store dan mulai perjalanan investasi Anda dari mana saja.