


Presiden Donald Trump menyatakan bahwa ia akan segera memiliki mayoritas di dewan gubernur Federal Reserve, memungkinkan pengaruh besar terhadap arah kebijakan moneter, terutama pemangkasan suku bunga. Langkah ini didukung dari upaya pemberhentian Lisa Cook, yang memicu kontroversi akan independensi bank sentral. Situasi ini menciptakan gelombang tekanan politik terhadap Fed dan memperkuat ekspektasi pasar akan pelonggaran moneter.
Reaksi pasar terhadap narasi ini adalah pelemahan dolar dan menguatnya emas sebagai safe-haven. Emas naik sekitar 0,6 % menyusul berita kontroversial tersebut, terangkat oleh kombinasi dolar lemah dan harapan pemangkasan bunga. Momentum bullish ini membuka kemungkinan emas mencapai US$3.450 per ounce dalam jangka menengah, didorong oleh antisipasi kebijakan moneter longgar dan ketidakpastian politik yang memicu permintaan perlindungan investasi.
Masuk posisi long XAU/USD saat harga turun ke area support teknikal sekitar US$3.380–3.385 dan terdapat konfirmasi reversal seperti candle bullish.
Letakkan di bawah support kuat, misalnya pada level US$3.370, untuk membatasi kerugian jika harga justru breakdown lebih dalam.
Target pertama bisa diarahkan ke US$3.420–3.430, dan bila momentum tetap kuat, lanjut hingga US$3.450 sebagai level psikologis berikutnya.
Jika pasar justru mematahkan bullish case misalnya lewat keputusan Fed yang tidak dovish atau publikasi data ekonomi kuat strategi short bisa dipertimbangkan dengan setup terbalik (entry setelah breakdown, stop-loss di atas resistance, target ke support sebelumnya).
Mulai Trading Sekarang: Klik Disini untuk buka akun KVB Indonesia. "Temukan caramu belajar trading secara mudah dan aman. Dengan teknologi trading terbaik dan dukungan profesional, waktumu bukan hanya belajar tapi juga membuka pintu kebebasan finansial.”