Logo
Home
Products
Trading
Insights
Campaigns
About Us
imgimg
Market Analysis
Perak Siap Cetak US$ 100 di 2026
Perak Siap Cetak US$ 100 di 2026
Adam Ibrahim Aji · 28.5K Views

 

Klaim Bullish dari BNP Paribas & Solomon Global

 

 

Beberapa analis pasar mengatakan bahwa metal putih perak tengah berada dalam fase naik yang kuat dan berpotensi mencapai harga hingga US$ 100 per ounce menuju akhir tahun 2026. Di antaranya Philippe Gijsels dari BNP Paribas turut menyatakan bahwa jika kondisi saat ini tetap mendukung, perak bisa well north of US$ 100 dalam waktu yang tidak terlalu lama. 

 

Terdapat sejumlah faktor yang jadi pendorong utama: permintaan industri yang kuat dari sektor panel surya, kendaraan listrik, elektronik dan semikonduktor yang menggunakan perak sebagai komponen penting; di sisi lain suplai perak yang mulai ketat secara struktur mengingat penambangan dan persediaan fisik mengalami defisit.

 

Meskipun demikian, beberapa bank besar seperti Bank of America memiliki proyeksi yang lebih konservatif, “hanya” hingga sekitar US$ 65 per ounce untuk 2026. Ini menunjukkan bahwa meskipun target US$ 100 dianggap sebagai skenario bullish ekstrem, banyak pelaku pasar melihat bahwa upside perak masih terbuka lebar.

 

 

Peluang Perak (XAG/USD) Up Kisaran US$ 55-US$ 100 Hingga Akhir Tahun

 

 

Melihat dari kondisi saat ini, XAG/USD telah melewati level US$ 50 per ounce dan menunjukkan momentum teknikal yang positif. Dengan asumsi tren permintaan industri dan dukungan safe-haven tetap ada, maka rentang US$ 55 sampai US$ 100 hingga akhir 2026 dianggap realistis oleh para analis. 

 

Pada rentang ini, level US$ 55 bisa menjadi fase awal transisi menuju kenaikan yang lebih agresif, sedangkan US$ 100 merupakan target jangka panjang yang memerlukan konsistensi dalam faktor-fundamental dan dukungan pasar secara luas. Trader yang masuk sejak sekarang atau saat koreksi bisa mendapatkan keuntungan signifikan jika skenario ini terbukti.

 

 

Rekomendasi Strategi Trading XAG/USD: Entry, Stop-Loss & Take-Profit

 

Entry Posisi Long bisa dipertimbangkan ketika harga XAG/USD melakukan pullback ke area support teknikal (misalnya mendekati US$ 50-US$ 52) dan muncul tanda-tanda pembalikan seperti candle bullish atau penurunan volume jual yang signifikan.


Stop-Loss disarankan ditempatkan sedikit di bawah support tersebut misalnya di bawah US$ 48 untuk membatasi kerugian jika momentum bullish gagal bertahan.


Take-Profit jangka menengah bisa diarahkan ke rentang US$ 60-US$ 65 sebagai target realistis dalam 6-12 bulan ke depan. Jika tren bullish benar-benar kuat dan target jangka panjang menuju US$ 100 makin mendekat, maka target lanjutan bisa dinaikkan hingga US$ 80-US$ 100 dalam jangka waktu hingga akhir 2026.


Trader bisa menggunakan trailing stop untuk mengamankan keuntungan ketika harga sudah bergerak signifikan ke atas, supaya tidak terjebak koreksi tajam di tengah reli.