KVB Logo
Home
Products
Trading
Insights
Campaigns
About Us
imgimg
Market Analysis
Dua Saham Teknologi AS Siap Menguat Jelang 2026
Dua Saham Teknologi AS Siap Menguat Jelang 2026
Adam Ibrahim Aji · 29.6K Views

 

 

Pasar global memasuki akhir tahun dengan sentimen yang sangat positif pada sektor logam mulia. Harga silver (XAGUSD) mencatat reli luar biasa dan saat ini telah menembus area USD 75 hingga USD 79 per ons, mencetak level tertinggi dalam catatan modern. Lonjakan ini dipicu oleh kombinasi permintaan investor sebagai aset safe haven sekaligus kebutuhan industri yang terus meningkat, sementara tekanan supply global semakin mempersempit ketersediaan pasokan. Sejumlah analis bahkan menilai bahwa pergerakan ini merupakan bagian dari fase struktural breakout menuju level yang lebih tinggi sepanjang 2026

 

Emas juga bergerak sejalan dengan tren tersebut. Harga emas spot saat ini bertahan di kisaran USD 4.530 hingga USD 4.540 per ons dan kembali mencetak rekor tahunan. Permintaan kuat terhadap emas didorong oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik global serta ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mengambil sikap lebih dovish dan membuka peluang pemangkasan suku bunga pada 2026. Pelemahan dolar AS akibat proyeksi kebijakan moneter ini semakin memperkuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai utama 

 

Di sektor energi, harga minyak mentah juga memperoleh dukungan dari sentimen pelonggaran kebijakan moneter AS. Harga WTI bergerak di sekitar USD 57,2 per barel sementara Brent bertahan di area USD 60,8 per barel. Ketegangan geopolitik global serta kekhawatiran gangguan pasokan internasional menjaga harga minyak tetap relatif tinggi meskipun volatilitas pasar meningkat 

 

 

Saham Teknologi AS Berpeluang Lanjut Naik

 

 

Dari pasar saham Amerika, sektor teknologi menunjukkan prospek yang menarik memasuki 2026. Saham Qualcomm menjadi salah satu fokus utama investor. Perusahaan ini mencatat pertumbuhan pendapatan yang solid, diversifikasi bisnis ke sektor otomotif, IoT, dan edge computing, serta memperoleh dorongan besar dari permintaan global terhadap teknologi AI dan konektivitas 5G. Dengan fundamental yang semakin kuat dan prospek pertumbuhan jangka panjang yang stabil, harga saham Qualcomm dinilai berpeluang melanjutkan penguatan menuju area USD 182

 

Rekomendasi QCOM

 

Entry: Buy 170
Stop Loss: 163
Take Profit: 181

 

Sementara itu, Intel menunjukkan tanda pemulihan yang semakin meyakinkan. Laporan keuangan kuartal ketiga 2025 melampaui ekspektasi pasar dengan pendapatan sekitar USD 13,7 miliar dan laba per saham yang jauh di atas konsensus. Kinerja tersebut mengubah persepsi pasar terhadap prospek bisnis Intel, terutama di tengah lonjakan permintaan chip yang didorong kebutuhan AI dan komputasi modern. Dukungan investasi besar, termasuk dari pemerintah AS, serta fokus perusahaan pada efisiensi operasional membuat target kenaikan menuju area USD 44 dinilai realistis dalam jangka menengah 

 

Rekomendasi INTC


Entry: Buy 36
Stop Loss: 34
Take Profit: 43

 

 

Menjelang pergantian tahun, kombinasi antara ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed, ketidakpastian geopolitik global, dan tren teknologi menjadi penggerak utama pasar. Silver dan emas tetap menjadi pilihan utama investor sebagai aset lindung nilai, sementara saham teknologi seperti Qualcomm dan Intel menawarkan peluang pertumbuhan yang menarik dengan risiko yang masih terukur. Trader dan investor disarankan tetap disiplin mengikuti level entry, stop loss, dan take profit agar potensi keuntungan dapat dimaksimalkan di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.