


Dalam aktivitas trading forex, emas, dan instrumen global lainnya, kalender ekonomi menjadi alat yang sangat penting untuk memahami kapan pasar berpotensi bergerak signifikan. Pergerakan harga yang tajam sering kali dipicu oleh rilis data ekonomi berdampak tinggi, sehingga trader perlu mengetahui jadwal rilis data secara akurat agar dapat mengelola risiko dan peluang dengan lebih terukur.
Apa Itu Kalender Ekonomi?
Kalender ekonomi adalah jadwal resmi yang menampilkan waktu rilis berbagai data ekonomi penting dari negara-negara utama dunia. Kalender ini digunakan trader untuk memantau data makro yang berpotensi memengaruhi pergerakan harga di pasar forex, saham, dan komoditas. Melalui kalender ekonomi, trader dapat mengetahui data mana yang memiliki dampak tinggi, sedang, atau rendah terhadap pasar.
Fungsi utama kalender ekonomi bagi trader adalah sebagai panduan waktu. Dengan mengetahui kapan data dirilis, trader dapat menentukan apakah akan bersiap menghadapi volatilitas, menunggu konfirmasi setelah rilis data, atau justru menghindari pasar sementara. Data ekonomi dengan dampak tinggi seperti inflasi dan tenaga kerja biasanya memicu lonjakan volatilitas dalam waktu singkat.
Baca Juga: Perusahaan Minyak Terbesar Dunia di Industri Energi Global?
Data Ekonomi Utama yang Perlu Diperhatikan Trader
Beberapa data ekonomi memiliki pengaruh besar terhadap arah pasar global. Non-Farm Payroll atau NFP merupakan salah satu data paling diperhatikan karena mencerminkan kondisi pasar tenaga kerja Amerika Serikat. Pada bulan ini, data NFP dijadwalkan rilis pada 9 Januari 2025, dan berpotensi memicu volatilitas tinggi pada pair mayor seperti EUR/USD, GBP/USD, serta instrumen emas XAU/USD.
Selain NFP, data inflasi seperti CPI dan PCE juga menjadi fokus utama pasar karena berkaitan langsung dengan arah kebijakan suku bunga bank sentral. Rilis CPI sering memengaruhi ekspektasi pasar terhadap langkah The Fed, yang pada akhirnya berdampak pada pergerakan dolar AS dan aset berisiko lainnya.
Keputusan suku bunga bank sentral, termasuk pernyataan dan konferensi pers, juga termasuk kategori data berdampak tinggi. Data lain seperti GDP, PMI, jobless claims, dan retail sales memberikan gambaran tambahan mengenai kekuatan ekonomi dan biasanya memperkuat atau melemahkan sentimen pasar yang sudah terbentuk.
Cara Menggunakan Kalender Ekonomi dalam Trading
Kalender ekonomi tidak hanya digunakan untuk mengetahui jadwal rilis data, tetapi juga sebagai dasar perencanaan strategi trading. Trader dapat menentukan waktu entry dengan mempertimbangkan apakah akan masuk sebelum rilis data atau menunggu reaksi pasar setelah data diumumkan. Dalam kondisi tertentu, trader juga dapat menetapkan no-trade zone untuk menghindari risiko lonjakan harga dan spread yang melebar.
Manajemen risiko menjadi sangat krusial saat news release. Volatilitas tinggi dapat menyebabkan slippage dan pergerakan harga yang tidak terduga, sehingga pengaturan ukuran posisi dan penggunaan stop loss menjadi bagian penting dari strategi berbasis kalender ekonomi. Setelah rilis data, trader dapat mengevaluasi volatilitas pasar untuk melihat apakah pergerakan tersebut membentuk tren baru atau hanya reaksi sesaat.
Untuk membantu trader memantau jadwal rilis data secara real-time, KVB Indonesia menyediakan Kalender Ekonomi yang terintegrasi dan mudah diakses melalui platform resmi. Dengan kalender ini, trader dapat mengikuti rilis data global secara terstruktur dan menyesuaikan strategi trading dengan kondisi pasar terkini.
Sebagai broker trading aman dan teregulasi, KVB Indonesia mendukung aktivitas trading berbasis data dan edukasi pasar. Trader dapat memanfaatkan kalender ekonomi KVB sebagai referensi utama sekaligus melakukan pendaftaran akun trading melalui halaman Register KVB Indonesia.
Dengan pemahaman yang baik terhadap jadwal rilis data dan penggunaan kalender ekonomi secara disiplin, trader memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menghadapi volatilitas pasar dan mengambil keputusan trading yang lebih rasional.

