


Trading emas atau XAU/USD sangat dipengaruhi oleh waktu pasar global. Tidak seperti saham yang hanya aktif di jam tertentu, emas diperdagangkan hampir 24 jam mengikuti sesi Asia, Eropa, dan Amerika. Namun, tidak semua jam memberikan peluang yang sama. Ada waktu-waktu tertentu di mana volatilitas, likuiditas, dan pergerakan harga emas jauh lebih optimal bagi trader, khususnya bagi trader di Indonesia yang menggunakan zona waktu WIB.
Mengapa Waktu Trading Sangat Penting dalam Emas
Emas termasuk instrumen yang sangat sensitif terhadap arus dana global, pergerakan dolar AS, dan sentimen risk-on maupun risk-off. Saat pasar ramai, likuiditas meningkat dan spread menjadi lebih ketat, sehingga eksekusi trading lebih efisien. Sebaliknya, ketika market sepi, pergerakan emas sering kali lambat dan tidak terarah, sementara spread bisa melebar dan meningkatkan biaya trading. Oleh karena itu, memahami jam aktif emas adalah bagian penting dari strategi trading XAU/USD.
7 Waktu Trading Emas Paling Efektif dalam WIB
Periode pertama yang cukup aktif adalah sesi Asia pagi hari, sekitar pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Pada jam ini, pasar Tokyo dan Shanghai mulai buka sehingga emas mulai mendapatkan aliran transaksi, meskipun volatilitasnya masih relatif moderat.
Waktu berikutnya adalah menjelang siang hingga awal sore, sekitar pukul 12.00 hingga 15.00 WIB. Pada fase ini, pasar Asia sudah matang dan trader mulai memposisikan diri menjelang pembukaan Eropa, sehingga pergerakan emas sering mulai membentuk arah intraday.
Periode yang sangat penting adalah awal sesi London, sekitar pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. London merupakan pusat perdagangan emas dunia, sehingga saat sesi ini dibuka, volume transaksi dan volatilitas XAU/USD meningkat tajam.
Jam keempat yang sangat efektif adalah masa transisi antara London dan New York, yaitu sekitar pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. Ini merupakan overlap dua sesi terbesar dunia, di mana likuiditas dan volatilitas emas berada pada level tertinggi.
Periode kelima berada di awal sesi New York, sekitar pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Pada jam ini, data ekonomi Amerika Serikat sering dirilis, seperti inflasi, NFP, dan yield obligasi, yang sangat mempengaruhi harga emas.
Jam keenam yang masih aktif adalah hingga sekitar pukul 01.00 WIB, ketika New York masih ramai dan pasar merespons sentimen global, terutama terkait dolar AS dan pergerakan indeks saham.
Periode ketujuh adalah saat emas sering membentuk penutupan harian, sekitar pukul 03.00 hingga 05.00 WIB. Meskipun tidak sevolatile overlap London–New York, jam ini sering menunjukkan arah akhir tren harian yang penting bagi trader swing dan intraday.
Waktu yang Sebaiknya Dihindari
Waktu yang biasanya kurang ideal untuk trading emas adalah antara pukul 05.00 hingga 07.00 WIB, saat pasar New York sudah tutup dan sesi Asia belum benar-benar aktif. Pada jam ini, volume rendah dan pergerakan harga sering tidak stabil, sehingga risiko spread melebar dan false move lebih tinggi.
Strategi Trading Berdasarkan Jam Pasar
Jika Anda adalah scalper atau intraday trader, jam terbaik adalah saat overlap London dan New York karena pergerakan harga cepat dan peluang breakout lebih sering muncul. Bagi trader yang mengandalkan news trading, fokuslah pada awal sesi New York ketika data ekonomi AS dirilis dan emas sering bergerak agresif. Sementara itu, trader yang lebih konservatif bisa memanfaatkan sesi London untuk mengikuti tren yang lebih terstruktur.
Dengan memahami jam-jam aktif ini, Anda dapat menyesuaikan gaya trading, memilih waktu entry yang lebih optimal, dan menghindari periode pasar yang kurang menguntungkan.
Untuk memanfaatkan peluang trading emas secara maksimal, Anda dapat mengakses XAU/USD dan instrumen logam mulia lainnya melalui Page Metals KVB yang menyediakan kondisi trading kompetitif dan likuiditas global. Jika Anda belum memiliki akun, silakan lakukan pendaftaran melalui Register KVB Indonesia agar bisa mulai trading emas di platform KVB Indonesia yang teregulasi dan aman.

