KVB Logo
Home
Products
Trading
Insights
Campaigns
About Us
imgimg
Market Analysis
Strategi Trading Saat Pasar Berita Tinggi: High Impact News
Strategi Trading Saat Pasar Berita Tinggi: High Impact News
Orpa Rejoice · 9.8K Views

 

 

Pergerakan pasar keuangan sering kali menjadi sangat agresif ketika rilis berita ekonomi berdampak besar atau yang dikenal sebagai high impact news. Bagi trader, momen ini bisa menghadirkan peluang profit yang besar, tetapi juga membawa risiko tinggi jika tidak disikapi dengan strategi yang tepat. Oleh karena itu, memahami karakter pasar saat berita besar dirilis menjadi kunci utama sebelum memutuskan untuk masuk pasar.

 

Baca Juga: 10 Trader Terkenal Dunia dan Strategi yang Menginspirasi 

 

Apa Itu High Impact News dalam Trading

 

High impact news adalah rilis data ekonomi atau pernyataan kebijakan yang secara historis mampu memicu lonjakan volatilitas signifikan di pasar. Contohnya meliputi data Non-Farm Payroll (NFP), inflasi CPI, keputusan suku bunga bank sentral, serta pidato pejabat penting seperti Ketua The Fed. Berita-berita ini langsung memengaruhi ekspektasi pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi dan arah kebijakan moneter, sehingga harga bisa bergerak sangat cepat dalam waktu singkat.

 

Dampak utama dari high impact news terlihat pada peningkatan volatilitas pasar. Harga dapat bergerak puluhan hingga ratusan poin dalam hitungan menit, sering kali disertai perubahan spread dan likuiditas yang tidak stabil. Kondisi inilah yang membuat trading saat berita besar memerlukan pendekatan yang berbeda dibandingkan kondisi pasar normal.

 

 

Risiko Trading Saat Rilis Berita Besar

 

Salah satu risiko terbesar adalah lonjakan harga yang ekstrem dan tidak beraturan. Dalam banyak kasus, harga bisa bergerak tajam ke satu arah lalu berbalik dengan cepat, sehingga memicu stop loss sebelum arah sebenarnya terbentuk. Selain itu, spread cenderung melebar pada saat rilis berita, terutama di pasar forex dan emas, yang dapat memperbesar biaya transaksi secara signifikan.

 

Risiko lain yang sering dihadapi trader adalah slippage, yaitu perbedaan antara harga order yang diinginkan dengan harga eksekusi sebenarnya. Pada kondisi volatilitas tinggi, order bisa tereksekusi di harga yang jauh berbeda, sehingga perhitungan risiko dan reward menjadi tidak akurat. Inilah alasan mengapa banyak trader pemula justru mengalami kerugian besar saat mencoba trading news tanpa persiapan matang.

 

 

Strategi Trading Menghadapi High Impact News

 

Sebelum rilis berita, strategi yang umum digunakan adalah mengamati struktur pasar dan menentukan area penting seperti support dan resistance. Beberapa trader memilih untuk tidak membuka posisi sama sekali dan menunggu pasar merespons berita terlebih dahulu. Pendekatan ini bertujuan menghindari jebakan pergerakan awal yang sering kali menyesatkan.

 

Saat dan setelah rilis berita, trader yang berpengalaman biasanya menunggu konfirmasi arah harga. Alih-alih langsung masuk pasar pada detik pertama rilis data, mereka menunggu candle konfirmasi atau penembusan level teknikal yang jelas. Dengan cara ini, risiko terkena false breakout dapat diminimalkan, meskipun potensi profit mungkin sedikit berkurang.

 

 

Instrumen yang Paling Terpengaruh High Impact News

 

Pasar forex mayor seperti EUR/USD, GBP/USD, dan USD/JPY termasuk yang paling sensitif terhadap berita ekonomi, terutama yang berasal dari Amerika Serikat dan Eropa. Selain itu, emas sering menjadi aset safe haven yang bergerak agresif saat terjadi ketidakpastian ekonomi atau geopolitik. Indeks saham global juga kerap mengalami lonjakan volatilitas ketika berita berdampak pada ekspektasi pertumbuhan ekonomi atau kebijakan suku bunga.

 

Karena karakter pergerakannya yang cepat, pemilihan instrumen trading saat high impact news harus disesuaikan dengan pengalaman dan toleransi risiko masing-masing trader.

 

image.png

 

Manajemen Risiko Saat Pasar Volatil

 

Manajemen risiko menjadi faktor penentu keberhasilan trading saat berita besar. Pengaturan ukuran lot yang lebih kecil dari biasanya membantu membatasi potensi kerugian jika pasar bergerak tidak sesuai ekspektasi. Stop loss tetap perlu digunakan, tetapi dengan jarak yang realistis agar tidak mudah tersentuh oleh noise pasar.

 

Selain itu, penting untuk menghindari overtrading. Tidak semua berita harus ditradingkan, dan memilih untuk tidak masuk pasar sering kali merupakan keputusan terbaik. Dengan disiplin dan perencanaan yang matang, volatilitas tinggi justru bisa dimanfaatkan secara lebih aman.

 

Bagi trader yang ingin memantau rilis berita penting dan mempersiapkan strategi dengan lebih terstruktur, penggunaan platform trading yang aman dan teregulasi sangat krusial. Melalui Home Page KVB Indonesia, trader dapat mengakses berbagai instrumen seperti forex, emas, dan indeks dengan dukungan informasi pasar yang relevan. Jika ingin memulai atau mengoptimalkan strategi trading saat high impact news, pendaftaran akun dapat dilakukan langsung melalui registrasi KVB Indonesia untuk mendapatkan akses ke lingkungan trading yang transparan dan profesional.