

Peluang Saham Nike dan Alibaba di Tengah Volatilitas
Di tengah kondisi pasar yang defensif, saham-saham berfundamental kuat tetap menawarkan peluang selektif. Nike menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah melalui periode tekanan margin dan perlambatan penjualan. Penguatan merek, penataan ulang kanal distribusi, serta fokus pada event global besar seperti FIFA World Cup 2026 diperkirakan dapat mendorong lonjakan permintaan produk. Program pemasaran berskala besar dan rebalancing hubungan dengan mitra grosir juga berpotensi memperluas pangsa pasar dan meningkatkan pendapatan dalam jangka menengah.
Rekomendasi Nike (NKE) adalah Buy di 65, dengan Stop Loss di 62 dan Take Profit di 72. Strategi ini memanfaatkan potensi pemulihan bertahap dengan risiko yang terukur.
Sementara itu, Alibaba tetap menjadi salah satu saham teknologi Asia yang paling menarik perhatian. Optimisme analis terhadap pertumbuhan segmen cloud computing dan pengembangan teknologi AI terus mendukung prospek jangka panjang perusahaan. Meski pertumbuhan ekonomi China masih menghadapi tantangan, skala ekosistem e-commerce Alibaba dan investasi strategis di teknologi digital memberi fondasi kuat untuk pertumbuhan berkelanjutan. Stabilisasi konsumsi domestik dan peluang ekspansi global turut membuka ruang kenaikan harga saham.
Rekomendasi Alibaba (BABA) adalah Buy di 167, dengan Stop Loss di 160 dan Take Profit di 182. Level ini sejalan dengan potensi rerating saham jika sentimen terhadap teknologi Asia kembali membaik.
Perdagangan global pada 22 Januari 2026 didominasi oleh meningkatnya risiko geopolitik dan ancaman trade war yang mendorong lonjakan aset safe haven seperti emas dan perak. Di sisi lain, peluang tetap terbuka pada saham-saham berfundamental kuat seperti Nike dan Alibaba. Trader dan investor disarankan tetap disiplin mengikuti level entry, stop loss, dan take profit sesuai rekomendasi agar peluang keuntungan dapat dimaksimalkan dengan risiko yang tetap terkontrol di tengah volatilitas pasar.


