

Market Outlook Sore 3 Februari 2026: Peluang Saham Teknologi di Tengah Ketidakpastian Global
Pasar saham global bergerak hati-hati setelah muncul kekhawatiran bahwa kebijakan Federal Reserve bisa tetap ketat lebih lama dari yang diharapkan. Penguatan dolar AS sempat menekan komoditas dan aset berisiko, namun saham teknologi tertentu justru mulai kembali menarik perhatian investor karena didukung pertumbuhan bisnis jangka menengah yang solid.
Ketegangan geopolitik yang masih berlangsung juga membuat pelaku pasar lebih selektif dalam memilih saham. Fokus utama investor kini tertuju pada perusahaan yang memiliki fondasi bisnis kuat, inovasi teknologi berkelanjutan, serta peluang pertumbuhan di sektor kecerdasan buatan dan digitalisasi global. Dalam konteks ini, Intel dan Alibaba menjadi dua saham yang memiliki potensi menarik.
Intel (INTC) Berpeluang Lanjut Naik Didukung Transformasi Bisnis
Intel saat ini berada dalam fase transformasi besar melalui investasi pada teknologi manufaktur chip generasi terbaru. Strategi ini bertujuan memperkuat daya saing perusahaan dalam industri semikonduktor global yang semakin kompetitif. Dukungan dari kebijakan pemerintah Amerika Serikat melalui program pengembangan industri chip domestik juga memberi dorongan tambahan bagi ekspansi Intel.
Permintaan chip untuk kebutuhan kecerdasan buatan, data center, dan komputasi modern terus meningkat dan menjadi katalis penting bagi prospek jangka menengah Intel. Jika perusahaan mampu meningkatkan efisiensi produksi dan memperbaiki margin, harga sahamnya berpotensi bergerak naik menuju area 60 dolar AS.
Rekomendasi trading untuk Intel adalah entry buy di area 48 dengan stop loss di 44 dan target take profit di 56.
Alibaba (BABA) Didukung Pertumbuhan Cloud dan AI
Alibaba tetap menjadi salah satu raksasa teknologi Asia dengan fondasi bisnis yang kuat, terutama pada sektor e-commerce dan cloud computing. Pertumbuhan divisi cloud yang pesat serta pengembangan teknologi AI menjadi pendorong utama prospek jangka menengah perusahaan ini.
Walaupun ekonomi China menghadapi tantangan, Alibaba dinilai memiliki ketahanan berkat ekosistem digital yang luas dan ekspansi layanan berbasis teknologi. Jika sentimen pasar terhadap saham teknologi Asia membaik, harga saham Alibaba berpeluang melanjutkan kenaikan menuju area 185 dolar AS.
Strategi yang direkomendasikan adalah entry buy di area 164 dengan stop loss di 156 dan target take profit di 182.
Afternoon Market Analysis - 3 F…


