KVB Logo
Home
Products
Trading
Insights
Campaigns
About Us
imgimg
Market Analysis
Cara Membaca Pergerakan USD/JPY untuk Pemula
Cara Membaca Pergerakan USD/JPY untuk Pemula
Orpa Rejoice · 8.2K Views

 

USD/JPY adalah salah satu pasangan mata uang paling aktif di pasar forex. Pair ini sering menjadi pilihan trader karena pergerakannya relatif likuid, responsif terhadap data ekonomi, dan banyak dipengaruhi kebijakan bank sentral. Bagi pemula, memahami cara membaca USD/JPY sangat penting agar tidak salah mengambil keputusan saat trading.

 

Pertanyaan seperti apa yang mempengaruhi pergerakan USD/JPY dan apakah USD/JPY cocok untuk pemula sering muncul. Artikel ini akan membantu Anda memahami pergerakan USD/JPY dari sisi fundamental dan teknikal dengan pendekatan yang sederhana.

 

 

Apa Itu USD/JPY?

 

Pengertian pasangan mata uang USD/JPY

 

USD/JPY adalah pasangan mata uang yang menunjukkan nilai tukar Dolar AS terhadap Yen Jepang. USD berperan sebagai base currency, sedangkan JPY adalah quote currency. Jika USD/JPY naik, artinya Dolar AS menguat terhadap Yen Jepang. Sebaliknya, jika turun, Yen Jepang sedang menguat.

 

Pergerakan USD/JPY sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi Amerika Serikat dan Jepang, serta perbedaan kebijakan moneter kedua negara.

 

Kenapa USD/JPY sering bergerak aktif?

 

USD/JPY termasuk pair mayor karena melibatkan dua ekonomi besar dunia. Volume transaksinya tinggi, spread relatif stabil, dan sering bereaksi cepat terhadap rilis data ekonomi AS. Selain itu, Yen Jepang dikenal sebagai mata uang safe haven, sehingga USD/JPY sangat sensitif terhadap perubahan sentimen global.

 

 

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan USD/JPY

 

Kebijakan The Fed dan Bank of Japan (BoJ)

 

Kebijakan moneter adalah faktor utama penggerak USD/JPY. Ketika The Fed menaikkan suku bunga, Dolar AS cenderung menguat sehingga USD/JPY naik. Sebaliknya, jika Bank of Japan mempertahankan suku bunga rendah atau melakukan stimulus, Yen biasanya melemah.

 

Perbedaan arah kebijakan antara The Fed dan BoJ sering menciptakan tren kuat pada USD/JPY.

 

Perbedaan suku bunga AS vs Jepang

 

Spread suku bunga antara AS dan Jepang sangat memengaruhi arus modal global. Investor cenderung memilih mata uang dengan imbal hasil lebih tinggi. Selama suku bunga AS jauh di atas Jepang, USD/JPY cenderung berada dalam tren naik.

 

Namun, perubahan ekspektasi suku bunga dapat dengan cepat membalikkan arah harga.

 

Data ekonomi penting

 

Data seperti NFP, CPI, dan GDP AS sering memicu volatilitas besar pada USD/JPY. Data yang lebih baik dari ekspektasi biasanya menguatkan USD, sementara data lemah dapat menekan USD/JPY.

 

Data ekonomi Jepang juga berpengaruh, meskipun dampaknya biasanya lebih kecil dibanding data AS.

 

Sentimen risk-on dan risk-off

 

Saat pasar global dalam kondisi risk-off, investor cenderung membeli Yen Jepang sebagai aset aman. Kondisi ini sering membuat USD/JPY turun tajam. Sebaliknya, saat sentimen risk-on dan pasar optimis, Yen melemah dan USD/JPY cenderung naik.

 

 

Cara Membaca Arah Pergerakan USD/JPY dari Chart

 

Melihat tren harga

 

Langkah pertama membaca USD/JPY adalah mengidentifikasi tren. Jika harga membentuk higher high dan higher low, tren sedang naik. Jika membentuk lower high dan lower low, tren sedang turun. Saat harga bergerak dalam range sempit, pasar sedang sideways.

 

Pemula sebaiknya mengikuti arah tren utama dan menghindari melawan tren.

 

Support dan resistance pada USD/JPY

 

Support dan resistance adalah area penting tempat harga sering bereaksi. USD/JPY cenderung menghormati level-level teknikal ini, terutama pada time frame H1 hingga Daily.

 

Entry di dekat support saat tren naik atau di dekat resistance saat tren turun biasanya memiliki risiko lebih terkontrol.

 

Pola harga yang sering muncul

 

USD/JPY sering membentuk pola continuation seperti flag dan channel, serta pola reversal seperti double top dan double bottom. Mengenali pola-pola ini membantu trader memprediksi potensi kelanjutan atau pembalikan harga.

 

 

Indikator yang Cocok untuk Membaca USD/JPY

 

Moving Average

 

Moving Average membantu melihat arah tren secara visual. Ketika harga berada di atas MA dan MA mengarah ke atas, tren cenderung bullish. Kombinasi MA cepat dan lambat sering digunakan untuk konfirmasi entry.

 

RSI untuk mengukur momentum

 

RSI membantu trader melihat kekuatan momentum. RSI di atas 50 biasanya menandakan momentum bullish, sementara di bawah 50 menandakan momentum bearish. Divergence RSI juga sering muncul pada USD/JPY sebelum koreksi harga.

 

ATR untuk melihat volatilitas

 

ATR tidak menunjukkan arah harga, tetapi membantu trader memahami seberapa besar pergerakan harian USD/JPY. Ini sangat berguna untuk menentukan stop loss yang realistis dan menghindari entry saat volatilitas ekstrem.

 

 

Contoh Sederhana Membaca USD/JPY untuk Pemula

 

Contoh kondisi uptrend

 

Misalnya USD/JPY berada di atas Moving Average dan membentuk higher low. RSI berada di atas 50 dan tidak menunjukkan divergence. Kondisi ini menandakan tren naik masih sehat dan peluang buy lebih dominan.

 

Contoh kondisi koreksi harga

 

Saat USD/JPY turun mendekati support dalam tren naik, RSI biasanya mendekati area netral. Jika muncul candlestick bullish di support, ini sering menjadi sinyal kelanjutan tren.

 

Kesalahan umum pemula

 

Kesalahan paling sering adalah entry tanpa melihat tren besar, masuk pasar tepat sebelum rilis news besar, dan menggunakan lot terlalu besar. Kesalahan ini membuat risiko trading USD/JPY menjadi tidak terkontrol.

 

 

Tips Trading USD/JPY agar Lebih Aman untuk Pemula

 

Gunakan lot kecil dan manajemen risiko

 

Pemula sebaiknya menggunakan lot kecil agar bisa belajar membaca market tanpa tekanan psikologis besar. Risiko per posisi sebaiknya dibatasi sejak awal.

 

Hindari entry saat news berdampak tinggi

 

USD/JPY sangat sensitif terhadap data ekonomi AS. Spread dan volatilitas bisa melebar tajam saat news rilis. Pemula disarankan menunggu market lebih stabil.

 

Fokus pada satu time frame utama

 

Terlalu banyak time frame justru membuat bingung. Gunakan satu time frame utama, misalnya H1 atau H4, untuk membaca tren dan mencari setup.

 

 

Platform Trading Aman dan Teregulasi di KVB

 

Memahami cara membaca pergerakan USD/JPY membantu trader pemula mengambil keputusan lebih rasional dan terukur. Dengan platform yang stabil dan broker teregulasi, proses belajar trading menjadi lebih aman.

 

Anda dapat mengenal layanan resmi melalui Homepage KVB Indonesia sebagai broker trading terpercaya di Indonesia.

 

Jika Anda ingin mulai trading USD/JPY, forex, dan instrumen global lainnya, Anda dapat membuka akun melalui link pendaftaran resmi KVB dan memulai trading dengan sistem yang profesional dan transparan.