

Market Analysis
NZDUSD Menguat Didukung Kebijakan RBNZ
NZDUSD Menguat Didukung Kebijakan RBNZ
KVB Futures Indonesia · 7.6K Views
Fundamental
Reserve Bank of New Zealand mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pagi ini, yang menandai peningkatan risiko inflasi menyusul kenaikan harga minyak mentah global, dimana keputusan ini diambil oleh para pemangku kebijakan moneternya meskipun sebelumnya mereka memperingatkan mengenai prospek ekonomi jangka pendek yang lebih lemah dari sebelumnya.
Bank sentral mempertahankan suku bunga acuan mereka di 2.25%, yang mana kondisi ini sesuai dengan ekspektasi pasar. Kebijakan ini diambil karena para pejabat bank sentral tengah mempertimbangkan dampak guncangan pasokan terhadap laju inflasi dan pertumbuhan ekonomi, yang diakibatkan oleh konflik di Timur Tengah
Komite Kebijakan Moneter mengatakan bahwa konflik Timur Tengah telah memgubah prospek pertemuan kebijakan secara signifikan, seiring harga energi yang lebih tinggi diperkirakan akan mendorong laju inflasi jangka pendek ke kisaran tinggi yang pada akhirnya meredam aktifitas ekonomi di negara tersebut.
Inflasi Utama diperkirakan akan naik menjadi 4.2% di kuartal Juni, dari sebelumnya di 3.1% pada kuartal Desember lalu, yang Sebagian besar disebabkan oleh kenaikan biaya bahan bakar dan transportasi yang lebih tinggi.
Pasca dirilisnya kebijakan suku bunga RBNZ, pasangan mata uang NZDUSD mencatat kenaikan 1.4% di sesi perdagangan Asia hari ini, mengikuti optimisme di pasar mata uang secara lebih luas seiring gencatan senjata sementara antara AS dengan Iran.
Akan tetapi RBNZ juga mencatat bahwa meskipun laju inflasi mengalami peningkatan di jangka pendek, namun laju permintaan yang lemah serta kapasitas cadangan di perekonomian berpotensi membatasi efek putaran kedua terhadap tingkat upah dan inflasi inti.
Selain itu Komite Kebijakan RBNZ juga memperingatkan bahwa harga bahan bakar yang lebih tinggi serta ketidakpastian global kemungkinan akan menjadi beban bagi permintaan domestic, dimana sebuah data terbaru memberikan petunjuk bahwa aktifitas bisnis masih lemah serta terjadi penurunan kepercayaan konsumen.
Teknikal

Meskipun secara keseluruhan pasangan mata uang NZDUSD mencatat kenaikan signifikan di pagi ini, namun hal ini belum memberikan indikasi perubahan tren harga menjadi bullish untuk jangka menengah, walaupun signal dari MACD Oscilator telah menunjukkan adanya upaya untuk masuk ke area positifnya.
Hal ini diperkuat dengan pergerakan NZDUSD yang masih berada di area Bearish Regression Channel, dengan level 50 Fibonacci yang masih menjadi hambatan awal bagi berlanjutnya kenaikan di jangka menengah, dimana area biru menjadi area krusial bagi pergerakan pasangan mata uang tersebut.
Signal Moving Average juga masih memberikan petunjuk bahwa pergerakan harga masih sangat mungkin untuk melanjutkan penurunan di jangka pendeknya, dimana kenaikan saat ini lebih banyak dipicu oleh kebijakan suku bunga dari RBNZ.


