Logo
Home
Products
Trading
Insights
Campaigns
About Us
imgimg
Market Analysis
Market Analysis 10 April 2026: BoJ Masih Main Aman? Himino Beri Sinyal Terkait Arah Suku Bunga Jepang
Market Analysis 10 April 2026: BoJ Masih Main Aman? Himino Beri Sinyal Terkait Arah Suku Bunga Jepang
Orpa Rejoice · 9.3K Views

 

Fundamental

 
 
Seiring guncangan ekonomi yang dirasakan akibat perang di Kawasan Timur Tengah dalam jangka waktu yang cukup lama serta dalam skala yang cukup besar, Wakil Gubernur Basnk of Japan Ryozo Himino menyampaikan bahwa bank sentral Jepang akan melakukan panduan kebijakan moneter dengan memperhatikan semua aspek tersebut.
 
Dalam kesempatan berbicara di depan para anggota parlemen Jepang, Himino lebih lanjut mengatakan bahwa dirinya percaya bahwa ekonomi Jepang tengah berada dalam kondisi stagflasi dengan laju inflasi yang bergerak di sekitar target 2% dan laju pertumbuhan ekonomi negara tersebut tengah berada di atas level potensinya.
 
Himino menyampaikan bahwa meskipun demikian hal ini masih berpotensi menimbulkan dilemma serta masalah yang cukup pelik bagi jajaran Bank of Japan, jika konflik di Kawasan Timur Tengah berlanjut dan memberikan tekanan bagi pertumbuhan serta mempercepat kenaikan inflasi di jangka pendeknya.
 
Untuk itu Himino menyampaikan bahwa pihaknya akan mengambil keputusan kebijakan moneter yang paling tepat dari sudut pandang pencapaian target inflasi 2% secara lebih stabil, tentunya dengan memperhatikan skala dan durasi waktu terjadinya guncangan tanpa mengesampingkan lingkungan ekonomi saat ini.
 
 
 

Teknikal

 
 
 
Secara keseluruhan pergerakan USDJPY dalam timeframe H4 masih mengindikasika Uptrend di jangka menengah, namun di jangka pendek pergerakan harga sempat mengalami koreksi yang cukup tajam (sell-off) dan saat ini masuk ke dalam fase pullback/recovery.
 
Berdasarkan indikator Ichimoku dapat terlihat bahwa harga mulai masuk kembali ke area cloud (kumo), sebagai area konsolidasi, sementara Tenkan-sen dan Kijun-sen justru menunjukkan momentum yang belum kuat, dengan signal RSI yang bergerak dekat level 50 yang mengindikasikan market belum memiliki arah pergerakan yang kuat, masih fase rebalancing setelah penurunan tajam.
 
Area antara 159.200 - 159.500 akan menjadi area krusial bagi pergerakan USDJPY, dimana dalam jangka pendek pergerakan USDJPY berpotensi sideways dengan kecenderungan bearish, sedangkan untuk jangka menengah secara keseluruhan pergerakan masih berpeluang mendapatkan dukungan bullish.

 

Disclaimer: Informasi yang disampaikan dalam artikel ini hanya bertujuan sebagai referensi dan edukasi pasar, bukan merupakan saran investasi atau ajakan untuk melakukan transaksi. Penulis dan pihak terkait tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini.