Market Analysis 18 Mei 2026: Aussie Kehilangan Momentum Akibat Perlambatan Aktivitas Ekonomi Cina
Market Analysis 18 Mei 2026: Aussie Kehilangan Momentum Akibat Perlambatan Aktivitas Ekonomi Cina
KVB Futures Indonesia · 5.5K Views
Fundamental
Laju pertumbuhan produksi industri Cina dilaporkan mengalami perlambatan yang cukup tajam di bulan April lalu, demikian pula dengan penjualan ritel yang dinilai hampir tidak mengalami peningkatan, sehingga menggarisbawahi rapuhnya permintaan domestik serta sector properti yang terus mencatat penurunan secara berkepanjangan.
Produksi industri Cina di tingkat tahunan mencatat pertumbuhan 4.1% di bulan April, lebih rendah dari ekspektasi analis untuk pertumbuhan sebesar 6% dan bahkan melambat dibandingkan pertumbuhan 5.7% di bulan Maret sebelumnya, sehingga memberikan pengaruh terhadap laju impor bijih besi dari Australia.
Rilisan data ekonomi Cina yang secara keseluruhan menunjukkan adanya perlambatan menjadi unsur utama bagi tekanan jual di pasangan mata uang AUDUSD, mengingat peran Cina yang besar sebagai mitra dagang utama Australia, sehingga jika laju pertumbuhan ekonomi Cina mengalami perlambatan maka hal ini akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pergerakan mata uang Aussie.
Teknikal
Berdasarkan chart AUDUSD dalam timeframe H4 diatas, maka pergerakan pasangan mata uang tersebut masih berada dalam kecenderungan tekanan bearish jangka pendek, pasca terjadinya penurunan kuat dari area 0.7250-0.7260, dimana Harga telah menembus ke bawah dari kombinasi Moving Average yang telah crossing ke bawah, sehingga mengindikasikan lemahnya momentum bullish.
Posisi candlestick H4 untuk saat ini berada di dekat area 38.2% Fibonacci, yang menjadi level support terdekatnya, sementara signal yang ditunjukkan oleh Bollinger Band menunjukkan tekanan jual yang masih cukup dominan untuk jangka pendeknya.
Meskipun signal dalam indikator Stochastic telah berada di area Oversold, yang memberikan indikasi potensi rebound, namun signal dalam MACD justru menunjukkan pergerakan yang masih berada di area negatif serta ditambah signal histogram yang melemah sehingga masih menunjukkan momentum bearish.