

Market Analysis
Market Analysis 26 May 2026: XAUUSD Jatuh Seiring Pupusnya Harapan Perdamaian Timur Tengah
Market Analysis 26 May 2026: XAUUSD Jatuh Seiring Pupusnya Harapan Perdamaian Timur Tengah
KVB Futures Indonesia · 9.9K Views
Fundamental
Harga Emas kembali turun di sesi awal perdagangan Asia pagi ini, setelah terjadi serangan terbaru dari militer AS terhadap sejumlah fasilitas peluncuran rudal Iran serta kapal-kapal penyebar ranjau, yang pada akhirnya meredam optimisme pasar terkait tercapainya perdamaian antara kedua belah pihak, pasca komentar Presiden Trump yang menyatakan bahwa negosiasi antar keduanya telah memasuki tahap akhirnya.
Dalam beberapa sesi perdagangan sebelumnya, Emas telah memperoleh keuntungan terutama setelah adanya sejumlah laporan yang menunjukkan bahwa AS dan Iran telah hampir mencapai kesepakatan kerangka kerja untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai jalur distribusi minyak mentah dunia hingga 20%, namun laporan menunjukkan AS justru melakukan serangan militer baru terhadap Iran, yang berpotensi merusak prospek kesepakatan perdamaian diantara kedua negara.
Hal ini langsung memberikan dorongan terhadap US Dollar yang sebelumnya mengalami kerugian, sekaligus juga memulihkan harga minyak mentah setelah sebelumnya mengalami penurunan yang signifikan dalam seminggu terakhir. Dengan demikian kesemuanya ini bepotensi memicu kembali ekspektasi inflasi global yang dapat memicu bank sentral untuk melakukan pengetatan kebijakan moneternya secara lebih agresif.
Teknikal

Dalam timeframe H4 dapat terlihat pergerakan XAUUSD masih cenderung berada dalam tekanan bearish jangka pendek, meskipun potensi rebound masih ada walaupun terbatas, dimana harga masih bergerak di bawah SMA 50 dan sedikit di atas SMA 25 yang mengindikasikan masih dominannya tekanan jual di jangka pendek.
Struktur level lower High sudah mulai terlihat sehingga menunjukkan dominasi seller yang melakukan control terhadap pergerakan pasar Emas, dan hingga saat ini Nampak kesulitan untk menembus ke atas dari area 4560-4585 yang menjadi area krusial untuk adanya perubahan arah pergerakan XAUUSD.
Sementara itu signal dalam indikator Stochastic Oscilator terlihat mulai bergerak turun dari area bullishnya, yang memberikan petunjuk sentiment buyer sudah mulai kehilangan momentumnya dan peluang adanya koreksi harga menjadi lebih besar, meskipun volume transaksi sepertinya masih belum besar sehingga cenderung bergerak moderat di jangka pendeknya.


