

Market Analysis
Market Analysis 2 Juli 2026: XAUUSD Diperdagangkan Dengan Bias Bullish Pasar Fokus Penuh Pada Rilis Data US NFP
Market Analysis 2 Juli 2026: XAUUSD Diperdagangkan Dengan Bias Bullish Pasar Fokus Penuh Pada Rilis Data US NFP
KVB Futures Indonesia · 6.1K Views
Fundamental
Sejak pembukaan sesi perdagangan Asia pagi ini, pergerakan Emas mampu menarik sejumlah pembeli, setelah mengalami fluktuasi harga di sesi perdagangan sebelumnya, dimana US Dollar sedikit melemah pasca sejumlah data makro ekonomi AS yang dirilis di angka yang lebih rendah dibandingkan ekspektasi awal, namun ekspektasi pengetatan kebijakan moneter The Fed yang tinggi, serta ditambah dengan risiko geopolitik masih menjadi penopang untuk DXY, sehingga mampu menahan laju kenaikan Emas menjelang data ketenagakerjaan AS malam nanti.
Lembaga Automatic Data Processing (ADP) melaporkan pada hari Rabu bahwa lapangan kerja sektor swasta di AS naik 98 ribu pada bulan Juni, turun dari angka bulan sebelumnya yang tidak direvisi sebesar 122 ribu dan meleset dari perkiraan konsensus sebesar 113 ribu, sementara itu data PMI Manufaktur yang dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM) turun dari 54 menjadi 53,3 pada bulan Juni, ditambah dengan penurunan harga komoditas minyak mentah yang membuat USD tetap dalam posisi defensif.
Akan tetapi CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa sekitar 64% ekonom memperkirakan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuannya pada pertemuan kebijakan di bulan September mendatang dan memberikan probabilitas hampir 85% untuk pengetatan kebijakan moneter di akhir tahun ini, ditambah dengan penegasan dari Ketua The Fed Kevin Warsh yang mengatakan bahwa dirinya masih akan berpegang teguh terhadap pencapaian target inflasi 2%, yang pada akhirnya mengecewakan siapapun yang mengharapkan penerapan pelonggaran kebijakan moneter, termasuk Presiden Donald Trump yang menyerukan pemangkasan suku bunga.
Teknikal

Secara keseluruhan pergerakan XAUUSD dalam timeframe H4 masih berada dalam tren bearish, dimana harga bergerak dalam descending channel serta posisi harga yang masih bergerak di bawah kombinasi garis Moving Average 200 (hitam) sekaligus menguji Moving Average 50 (merah), sekaligus memperlihatkan struktur lower high dan lower low masih belum berubah sehingga mengindikasikan dominasi sentiment bearish jangka pendeknya.
Harga saat ini berada di sekitar 4071 yang merupakan area resistance dinamis, selama harga gagal menembus 4145, tekanan jual masih lebih dominan, dimana level support ada di kisaran 4040 dan jika level psikologis di 4000 mampu ditembus maka peluang penurunan menuju area 3960 atau lebih rendah dari level tersebut akan semakin terbuka.
Akan tetapi jika melihat dari signal dalam indikator RSI yang masih bergerak di kisaran 56, maka hal ini menunjukkan peluang momentum bullish jangka pendeknya, dimana jika RSI belum memasuki area overbought (>70), maka masih ada ruang untuk kenaikan moderat, selain itu signal MACD juga menunjukkan histogram yang mulai mengecil ke area positifnya dan garis signal berusaha untuk bullish crossover maka hal ini mengindikasikan momentum rebound masih berlangsung, tetapi belum cukup kuat untuk mengonfirmasi perubahan tren menjadi bullish.


